Rubikku

Sekedar sharing cara shoot corner dgn metode Pochmann yg telah sedikit dimodifikasi atau variasi.
Tujuan utamanya adalah supaya gerakan set-up piece yg harus digunakan agar lebih sederhana dan mudah.
Supaya lebih cepat diserap oleh muscle memory dan juga dapat dengan mudah serta cepat dieksekusi (ini jg mudah2an yaa, blm tentu jadi jaminan,,haha ^_^)

Jadi seperti halnya metode corner Pochmann, kita harus melakukan shooting ke piece URF dgn algoritma Y-perm. Nah variasi yg saya maksud disini adalah melakukan satu set-up move yg sama untuk setiap masing2 piece (hanya perlu menset-up piece ke URF) hanya saja shooting corner dapat dilakukan ke stiker URF, FUR atau RFU dgn algo yg berbeda tentunya.

Seperti yg sudah disampaikan sebelumnya kita memerlukan algo yg berbeda untuk menembak masing2 stiker.
Total ada 3 algo yg akan digunakan. Tapi karena algo Y-perm sudah pasti dikuasai sebelumnya, jadi kita hanya perlu melatih 2 algo tambahan untuk dapat menggunakan metode ini, yaitu:
Shoot FUR (disebut Y-)  : (R U R') L' U2 (R U R') U2 L U'
Shoot RFU (disebut Y+) : R U2 (L' U L) U2 R' (L' U L U')

Shoot URF (disebut Y) : Y-Perm

Berikut ini adalah tabel set-up moves-nya : (perbandingan set-up moves)

(BOY Color scheme; White on top, Green on front)

Semoga bisa membantu teman2 semua untuk bisa lebih menguasai shooting corner pada blindsolving.

Nb: beberapa algo alternatif :
Shoot FUR (disebut Y-)  : 
U R' F2 L D' L D L2 F2 R
R' F2 L2 D' L' D  L' F2 R U'
R U R' L' U2 R U R' U2 L U'

Shoot RFU (disebut Y+) : 
U L' U' R L U2 L' U' L U2 R'
R U2 L' U R' U' R L U2 R' U'
F R U R' F2 L F L2 U L' U'

Views: 166

Replies to This Discussion

err. saya rasa, jika mengutamakan sederhana dan mudah, jauh lebih baik menggunakan permutasi Y dan memikirkan setupmovenya ketimbang menghafal algoritma baru, terutama untuk orang yang baru belajar. . but, nice idea.
yuppp,,khan udah saya bilang jg blm dijamin lhoo,,hahaha..
klo ini sih saya dpt dr pengalaman pribadi bro,,
asumsi saya lbh baik kuasai dan latih terus suatu algo akan lbh cepat meningkatkan speed kita,,
atau klo mgkn bisa dibandingkan, lbh mudah OLL atau PLL klo dibandingkan sama F2L khan bro,,

thx for comment
aneh, bagi saya lebih mudah pahami F2L dibanding OLL-PLL. well, setiap orang berbeda-beda. :)


Maulanakah said:
atau klo mgkn bisa dibandingkan, lbh mudah OLL atau PLL klo dibandingkan sama F2L khan bro,,

thx for comment
klo menurut saya, ketimbang mempelajari 2 algo baru diatas yang tidak begitu mudah juga utk dihafal, mending skalian blajar TuRBo aja sih..
soalnya agak nanggung juga..

aku malah bingung liat setup2 move yang ada.. hahaa

*just my opinion... :)


EDIT :
aku menemukan algo utk Y- dan Y+ yang lebih mudah dihafalkan

Y+ : F' - J perm - F
Y- : R - J perm - R'

tidak perlu menghafal algo baru xD
Klo saya sama kaya Cendy (kayaknya gurunya sama :P)
untuk FUR (Y-) pake : R - J1 perm - R'
RFU (Y+) : F' - J2 perm - F

Ini ada di buku TIp dan Trik Jago Main Rubik - Wicaksono Adi hal. 154-155.
Harga gratis, soalnya dikirimin pengarangnya langsung, dapat tanda tangan lagi :)

Kalo pendapat saya, dengan permutasi Y yang panjang dan hanya menembak 1 pieces, kurang efisien kalo haru ngepalin rumus baru yang fungsinya hampir sama..

 

Seperti kata akang Cendy, lebih baik sekalian ngehafalin algo Turbo aja sekalian,  bakal lebih cepat, dan sesuai dengan pendapatmu yang ini:

 

asumsi saya lbh baik kuasai dan latih terus suatu algo akan lbh cepat meningkatkan speed kita

makasih bro semua utk pendapatnya,,

Tapi spt yg sdh sampaikan bahwa,

 

"Tujuan utamanya adalah supaya gerakan set-up piece yg harus digunakan agar lebih sederhana dan mudah."

 

Klo menurut saya lg, Pochmann adlh utk beginner (spt saya), sedangkan Turbo lbh ke semi freestyle (krn msh pake fixed buffer).

Dari pengalaman saya latihan Turbo sih, Turbo itu akan menambah waktu utk tahap planning saya dan jg eksekusinya, krn ngga jarang saya dpt kasus2 yg butuh lbh dr 4 moves utk setup-nya,,mgkn saya aja yg msh kurang mengerti kali yaa soal Turbo,,haha,,mgkn bro Cendy yg lbh ahli soal Turbo bisa share lbh lanjut soal Turbo..

Jd utk sementara saya pakai metode ini dulu sblm bnr2 "yakin" pindah ke Turbo..krn dgn pakai metode ini ternyata saya bisa meningkatkan eksekusi saya sekitar 10sec (klo dibandingkan dgn pochmann biasa),,lumayan lhaa bro..^_^

Sekali lg ini sekedar share kok..

 

kadang2 pake permutasi J bisa untuk pochman corner

asal buffer areanya sama aja kan cm target yg dipindahin untuk membantu

(maaf klo seandainy ada yg udh ada yg pernah kasih ide ini)

RSS

About

Dd Crow created this Ning Network.

Badge

Loading…

© 2013   Created by Dd Crow.

Badges  |  Report an Issue  |  Terms of Service

Welcome to Rubikku, the home of Nusantara Speedcubing Association and all Indonesian cuber.