Rubikku

Buat semua cuber 3x3x3 yang merasa F2Lnya lambat kemajuannya

Ada sedikit cerita...

Ini cuma sharing cerita personal tentang belajar F2L sendiri , bukan secara tehnis, maklum waktu itu back to 2002.. belum banyak speedcuber dan belum ada komunitas seperti ini, jadi ga ada tempat sharing....

Dulu sebelum ngerti speedcubing, aku bangga banget bisa solving rubik dalam waktu 1 menit 20 detik.. , lalu ada internet, dan pertama kali liat Jessica Fridrich bisa solve dalam 17 detik di Youtube.. aku langsung merasa mau nangis.....

Lalu aku aku dan Adeng langsung hunting berbagai method di internet, dari mulai Petrus, Roux, Heyse, Corner First, sampai akhirnya kita memutuskan untuk mamakai metoda Fridrich karena garis besar konsepnya lebih gampang dimengerti, jadilah kita belajar CFOP yang dipakai banyak cuber sekarang.

Lalu saat pertama kali pakai CFOP, kita yang biasanya bisa solve 2 menitan waktunya tiba2 membengkak jadi 3-4 menit setelah belajar sekitar semingguan.. how frustrating...bagaimana mungkin dia bisa 17 detik sementara kita 3-4 menit, walaupun kita pakai 2 look OLL dan 2 look PLL, anggep aja 2 look OLL dan 2 look PLL makan waktu 15 detik, selisihnya jauh terlalu jauh man....

Namun kita tetap optimis karena secara matematis CFOP hanya membutuhkan 50-60 move untuk solve, dengan asumsi kecepatan 2 TPS maka solving 30 detik pasti tercapai..

Tapi, 6 minggu kemudian saat bertemu Adeng lagi, kita sama2 curhat bahwa untuk menyelesaikan F2L aja butuh waktu lebih dari 30 detik, padahal target solving time kita sub 20, padahal kita sudah menghafal semua algoritma F2L, kita udah belajar fingertrik sampai jempol kapalan, tapi tetep aja solvingya 45-50 detik, kita jadi frustasi dan penasaran, ada apa yang salah, what we've missed here.....

Lalu saat kita udah nyerah dan pasrah... pencerahan itu datang...

Saat itu kita udah berhenti ngafalin algoritma, udah ga ngejar speed, maen rubik cuma sebagai suatu game yang sifatnya benar2 mencoba mengerti bagaimana SOLVING THE PUZZLE aja...dan kagetnya tiba2 waktu F2L kita jadi bisa sub 30, dan itu stabil, tapi saat kita ngejar speed, waktu kita jadi bengkak lagi... ..., Jadi saat itu ada satu pelajaran yang bisa kita ambil:

1. F2L ADALAH PROSES YANG SEHARUSNYA LEBIH DIPELAJARI DAN DIMENGERTI DARIPADA DIHAFALKAN ALGORITMANYA..

Ya.. kamu memang harus menghafal paling tidak 3 pola dasar , pola combined, pola potential dan pola corner putih ngadep ke atas, sisanya bisa kamu arrange sendiri. Tapi, point yang terpenting disini adalah, setelah tau beberapa algoritma kecil itu, lihat baik baik bagaimana algoritma itu bekerja, lihat bagaimana cubies2 itu bergerak, berpasangan dan lalu masuk ke slotnya, bagian itu harus dimengerti. setelah kamu mengerti, kamu ga akan perlu ngafal algoritma lagi, kamu mulai berfikir F2L sebagai suatu seni STRATEGI DAN LOGIKA. dan kamu mulai bisa menciptakan algoritma2 sendiri, karenanya algoritma F2L bisa beda2 untuk tiap cuber yang udah lumayan belajar, dan kamu akan mulai mengerti arti solving F2L secara INTUITIF, banyak perkembangan yang bisa digali dari F2L, tergantung bagaimana tiap cuber menggalinya. (Btw waktu itu Adeng akhirnya mengembangkan Sun Parking yang cepat fingertricknya dan aku mengembangkan F2L yang lebih slow but short yang cocok buat orang yang fingerticknya lambat dan butawarna ;-) ), that's why algoritma F2L ku sedikit 'aneh'...

Lalu kita mulai ngerace, pake stopwatch, dan sekitar sebulan-2 bulan kita mulai nyadar bahwa kita 'mentok' lagi, F2L sekitar 22-23 detik dan keseluruhan solving avg sekitar 30-33 detikan, walaupun kita udah practice a lot, kita stress lagi mengingat target sub 20 yang kayaknya impossible untuk diraih......

Namun lagi-lagi kita menemukan kejanggalan yang aneh disini... tiap kali kita ngga ngerace, atau ngga menggunakan timer, tiap kali kita solving JUST FOR FUN aja dan ga buru2, solving kita malah jadi lebih bagus, lebih lancar dan somehow mungkin lebih cepet...., dari situlah kita dapet pelajaran terpenting F2L yang selama ini di dengung2kan di Internet yang bernama :

2. LOOK AHEAD.

Arti secara harfiahnya cuma : kita harus bisa melihat pasangan Corner-Edge berikutnya sesaat sebelum kita memasukkan satu Corner Edge ke dalam slotnya....., kelihatannya simpel, tapi pada pelaksanaanya butuh banyak usaha dan kesabaran untuk menguasainya, karena kita secara naluriah pasti ingin 'lebih cepat', yang hasilnya justru kita ke-pause mencari pasangan F2L berikutnya. Akhirnya kita berusaha belajar look ahead mati2an, Sekarang hitung aja kalo misalmya waktu kita secepat2nya 2 detik untuk satu pair, tapi kita butuh waktu 'loading' 2 detik, jumlahnya jadi 4 detik, bandingkan dengan jika kita melambat 3 detik tiap 1 pair tapi tidak perlu waktu loading, maka kalikan aja dengan 4 pair F2L, kita akan mendapatkan keuntungan 4 detik (suka2 lebih) untuk F2L, akhirnya aku dan Adeng belajar itu dan hasilnya kita bisa dapet sub 30 avg dan kadang2 sub 25 avg.

I know banyak orang yang bilang bahwa untuk memperbaiki waktu kita harus practice and practice, tapi untuk mencapai target sub 20 dengan cepat, disamping kita harus latihan, kita juga harus LATIHAN DENGAN TEHNIK YANG BENAR sampai itu menjadi suatu kebiasaan, Dan karena inti kecepatan CFOP ada di F2L, saya menyarankan tiap cuber untuk melatih F2L secara khusus, menciptakan algoritma2 kita sendiri.. den mengembangkan sendiri tehnik yang terbaik buat kita sendiri. Sementara untuk PLL dan OLL bisa kita cicil tiap hari ngafalin 1 maka akan selesai kira2 dalam 2 bulan. Piece of cake..

---------------------------------------------------------------
Btw menurut aku cara belajar look ahead paling murah dan gampang adalah belajar memasukkan satu pair tanpa melihat, bukannya menghafal tetapi membayangkan algoritma kecil itu di kepalamu dan mengeksekusinya.. setelah semuanya terekam di muscle memory, kamu ga perlu ngeliat lagi tiap solving 1 pair, kamu tinggal nyari pasangan berikutnya..

Cara latihan look ahead yang laen adalah menggunakan metronom, 1 move tiap ketukan dan ga boleh ada yang terlewat, ini akan memaksa kita untuk look ahead, kalo terlewat 1 move aja berarti gagal, scramble lagi solve lagi, mulailah dari tempo pelan bgt sekitar 50-60 Beat per minute, lalu lama2 dipercepat, banyak tutorial latihan rubik dengan metronom yang tersebar luas di internet, ada videonya juga di Youtube .
Untuk metronomnya kamu bisa pakai punya CCT timer.... untuk setting metronom di CCT timer cari aja di option trus mulainya dari delay 1200 aja trus kalo mau cepet tinggal dikecilin angkanya.
---------------------------------------------------------------

Tak lama kemudian kita udah bisa avg sub 25 dan beberapa kali mulai dapet PB sub 20, namun kita masih ketinggalan, karena cuber2 dunia pemakai CFOP udah pada nyampai sub 15 bahkan mengalahkan penciptanya Jessica Fridrich sendiri....

Saat ini avg solving ku adalah 21 detik sementara Adeng udah lebih cepat dari aku, untuk mencapai avg sub 20 atau sukur2 sub 15, ada beberapa perkembangan tehnik CFOP yang harus diikuti, dan untuk menekan waktu supaya lebih pendek lagi, beberapa Pe-Er yang harus dikerjakan :

3. MORE ADVANCE CFOP

Beberapa perkembangan terakhir dari cuber2 pemakai pure CFOP (tanpa ditambahin ZB, VH, Extended Cross dll.)

1. Cross sependek mungkin, kalo memungkinkan pake Multicolor Cross (ini buatku aga susah, take a lot of time to be multi color for a color blind hehehe)

2. Transisi yang lebih baik dari Cross ke pasangan F2L pertama (kalau aku ini berarti sedikit memperlambat eksekusi Cross, yang penting langsung ketemu pasangan F2L pertamanya)

3. F2L lebih pendek lagi yang artinya sesedikit mungkin wasted move, jangan terlalu banyak muter U dan jangan parkir Corner/Edge yang tidak perlu

4. Mengoptimalkan look ahead, sehingga tidak cuma menghilangkan delay, tapi benar2 menyambung 4 solving F2L menjadi 1 'big combined move' (saat ini aku sedang berusaha keras mempelajarinya, maklum jariku ga secepet Abel atau Yudhi dll, jadi F2Lku harus super smooth, dan..well.. speedku turun lagi, gapapa, mudah2an Agustus udah lancar)

5. Menggunakan empty slot untuk bergerak sehingga tidak perlu kebanyakan muter2, dan meng-kick pasangan Corner/Edge yang ada di slot laen sambil mensolve satu pair lain.

3. Inti dari 3 point diatas adalah F2L yang lebih baik, dan mensolve satu pair sambil memposisikan pair berikutnya biar posisinya enak, ini mirip dengan multisloting.. (personally, aku ga menggunakan multisloting karena loadingngnya lamaaaaa, tapi kalau ketemu posisi yang memungkinkan, ya aku sikat multisloting (2 pair masuk hampir bersamaan))

4. Menyambung dari F2L ke OLL (hard look OLL, bukan ZBF2L) (ini sedang aku pelajari juga)

5. Memilih algoritma OLL dan PLL secara bijaksana, artinya kita pilih yang paling enak buat di eksekusi tangan kita dan paling nyaman fingertricknya. yang memungkinkan eksekusi kecepatan tinggi tanpa rubiknya locked up...

Kira2 segitu dulu, ini cuma sekedar berbagi pengalaman aja, bukannya sok mengguruin, dengan rendah hati aku harus bilang di Indonesia ini banyak cuber yang lebih cepat solvingnya dari aku... semoga semua cuber yang sedang belajar CFOP bisa belajar dari pengalaman dan kesalahan kita, harapanku semua bisa lebih cepat mencapai targetnya...

Btw sedikit nambahin targetku sekarang pinginnya F2L 10 detik (sekarang masih 14 detik) dan Last Layer 5 detik (sekarang masih 7-8 detik) , mudah2an dapet..Amiin..

Oke, mari berlatih dengan benar, PRACTICE DOESN'T MAKE PERFECT, PERFECT PRACTICE DOES! Mari kita sambut Indonesian Open 2009! Kita berikan yng terbaik... dan selalu SEMANGAAT!

Thx.

Views: 966

Replies to This Discussion

wow..nice one bro..ane dapat pencerahan..mantap..tq

slow but sure...keep practice...

Share juga nih, waktu itu, solve sy masih sub 2 mnt, trus saya sedikit2 menghapal f2l (dan mempelajarinya) ga tau kenapa, solve saya bisa langsung sub 1 mnt bahkan sub 40 (Tanpa terjadi pembengkakan waktu), akhirnya sy mencoba untuk f2l intuitif (dan akhirnya full f2l) solve saya bisa sub 30, sekarang solve f2l saya sekitar 8 - 12 detik, dengan avg *kadang sub 20 :)
Yg penting, look ahead ! 

Yes! look ahead is the best :)



Anonymous said:

Share juga nih, waktu itu, solve sy masih sub 2 mnt, trus saya sedikit2 menghapal f2l (dan mempelajarinya) ga tau kenapa, solve saya bisa langsung sub 1 mnt bahkan sub 40 (Tanpa terjadi pembengkakan waktu), akhirnya sy mencoba untuk f2l intuitif (dan akhirnya full f2l) solve saya bisa sub 30, sekarang solve f2l saya sekitar 8 - 12 detik, dengan avg *kadang sub 20 :)
Yg penting, look ahead ! 

RSS

About

Dd Crow created this Ning Network.

Badge

Loading…

© 2013   Created by Dd Crow.

Badges  |  Report an Issue  |  Terms of Service

Welcome to Rubikku, the home of Nusantara Speedcubing Association and all Indonesian cuber.