BLD: Lebih CEPAT, Lebih BAIK ^_^
Chuck's here.
Thread ini ditujukan untuk sebanyak-banyaknya memberikan manfaat bagi mereka yang telah dapat melakukan BLD, dan ingin lebih CEPAT dalam BLD solvingnya tanpa melemahkan AKURASI yang sudah baik. Akurasi yang baik berkisar antara 75-99% average. There's NO such thing as 100% accuracy. But with (a bunch of) practices, we can get it near 100% and make our BLD attempts non-DNF tollerance.
Jika akurasi kita belum baik, kesampingkan sejenak keinginan untuk lebih cepat dan fokuslah pada bagaimana melakukan planning yang baik. Tidak ada artinya kecepatan jika hasilnya DNF, bukan? Sedikit saran untuk memperbaiki akurasi, jika ini yang masih menjadi masalah, biasakan untuk SELALU mengetahui di mana letak kesalahanmu setiap kali mendapatkan DNF. Dengan kata lain, analisa, introspeksi, lalu BERTAUBAT ^_^ Jangan diulangi lagi, jangan terjatuh ke lubang yang sama terlalu sering. Kalo perlu jangan diwaktuin dulu, sama kayak kita latihan F2L. Kalo akurasinya masih di bawah 10%, mungkin kita belum siap melakukannya dengan mata tertutup! Lakukan eksekusi dengan mata terbuka dahulu, lalu mata terbuka tanpa melihat cube hanya melihat kertas planning, lalu barulah tutup mata.
Ambil average of 5, 10, 12, dst. The more solves you do, the more accurate you get. Kita nggak bisa bilang "Akurasiku masih sekian persen..." kalo dalam sehari cuma iseng-iseng nyoba 1-2 kali BLD. Get serious.
Berhubung saat ini BLD-ku masih 5 minutes average dan 4:08 minutes best dan 75% accuracy average, thread ini baru akan memberikan banyak manfaat apabila banyak orang membagi pengalamannya masing-masing (dalam hal meningkatkan KECEPATAN dan AKURASI BLD), baik yang telah sub 2 minutes dalam BLD-nya (which is sejauh ini cuma Mas Virkill), yang masih belajar seperti saya, Iway, Aris, Ian, Juan, Arnold, maupun yang belum berhasil mendapatkan successful BLD solving pertamanya.
Baik, kita mulai.
KECEPATAN dalam BLD terbangun dari tiga komponen:
1. Planning yang cepat
2. Memorisasi yang cepat
3. Eksekusi yang cepat
Saran-saran umum untuk masing-masing komponen:
1. Planning yang cepat
- Inspeksi seluruh pieces sebelum mulai melakukan planning. Dengan cara ini kita langsung tahu jika ada bad edges & bad corners, yaitu piece yang telah permuted namun belum oriented (dengan kata lain, flipped). Jika piece ini tidak diwaspadai, kita akan meleset atau lupa menshootingnya.
- Miliki urutan tempat dalam menyimpan buffer ketika harus melakukan cycle break.
2. Memorisasi yang cepat
- Milikilah metode memorisasi yang cepat, seperti PAPA Journey dan Visual. PAPA Journey semakin dilatih semakin cepat, sedangkan Visual semakin dilatih semakin akurat. Letter pairing juga layak dicoba bagi kita yang bersedia menghafal banyak perbendaharaan kata.
- Cobalah untuk melakukan memorisasi SUPER NGEBUT, 3-4x lebih cepat dari biasanya sebagai tantangan, lalu lihat apakah kita masih bisa menyelesaikan cube itu dengan sukses.
- Jangan terlalu sering meriew atau merecall, minimalisir hingga kita hanya melakukan micro-review pada akhir memorisasi untuk stiker edge dan corner pertama saja.
- Saat senggang, sediakan waktu untuk mereview seluruh perbendaharaan images atau letter pair yang kita punya. Ingat baik-baik si tokoh/action apa terletak di stiker mana. Dan jika stiker pertama berwarna A, apa saja kemungkinan tokoh/action yang memiliki warna pertama itu. Misalnya corners berawalan Merah bagiku memliki empat kemungkinan, yaitu "Crazycubemom", "Mary Jane", "EVA", dan "Luffy". Chris Hardwick selalu membawa tumpukan kartu letter pair-nya ke kompetisi, dan mengulang semua perbendaharaannya selama 20 menit sebelum kompetisi dimulai.
3. Eksekusi yang cepat
- Menghilangkan pauses (jeda) antar shooting
- Melancarkan setiap algoritma yang digunakan menjadi muscle memo, termasuk setup/setdown moves.
Last but not less important, si kecil Brian Yu mengatakan,
"Practices until your hands falls off".
Berlatihlah sampai kedua tanganmu terjatuh kelelahan. o_O
Nuff said from me now.