Tadinya mau kuposting di thread ardhianto. Berhubungterlalu panjang, kubuat thread sendiri aja.
Saya menerima banyak comment lewat blog, sms, dll mengenai BLD corner pada metode old pochmman. Sebenarnya BLD corner berprinsip sama dengan edge, dan seharusnya penjelasan Joel dan Badmephisto cukup untuk memahaminya. Namun disini saya mencoba memeberikan sedikit contoh solve. Semoga bisa memberikan sedikit perspektif tambahan kepada teman2 yang tertarik dengan Blindsolve 3x3x3.
1. Ambil 3x3x3 dalam posisi solved lalu scramble dengan notasi:
B D' U2 B' D' R2 F R' D2 U2 F2 L2 R2 D B F' L' R' D U L R' D F' U2
kalian bisa memulai sesuai skema warna kalian masing masing, namun bagi yg ingin melihat sama persis dengan apa yg saya lihat, scramble dilakukan dengan Yellow on Top, Orange on front pada Skema warna Standar (BOY)
2. Memorisasi.
Segera setelah kita scramble, lakukan quick observation untuk mengetahui apakah ada corner yang sudah solved, atau berada di posisi yang benar, namun terbalik. Disini kita lihat bahwa pojok kiri depan atas sudah solved. Maka dari itu hanya tersisa 7 corner untuk di solved mengingat jumlah corner ada 8.
Pada old pocmman method, buffer adalah ULB. Seperti yang kita lihat di sudut atas kiri belakang ada warna 'hijau putih merah'. Warna hijau seharusnya berada di kiri (L), warna putih ada di bawah (D), dan merah ada di belakang (B), maka dari itu memorisasi pertama kita adalah LDB.
Sekarang perlu kita lihat warna apa yang saat ini menempati LDB yakni Hijau orange putih yang seharusnya berada di LFD.
Selanjutnya kita lihat pada lokasi LFD yang dihuni oleh merah putih biru yang posisi aslinya adalah BDR.
Di lokasi ini kita menemukan Kuning Hijau merah yang seharusnya berada di posisi ULB yang sekaligus merupakan buffer kita. Disini kita tidak menulis ULB dalam list memorisasi kita namun kita menggantinya dengan lokasi lain yang belum solved, yakni kita gunakan saja pojok atas kanan depan (URF).
Di lokasi tersebut kita menemukan warna putih orange biru yangs eharusnya berada di bawah depan kanan (DFR).
Posisi itu dihuni oleh biru kuning merah yang seharusnya berada di RUB.
Di posisi RUB kita menemukan Kuning biru orange yang seharusnya berada di Pojok atas kanan depan. Disini kita sadar bahwa kita tadi menyimpan buffer kita disitu. Oleh karena itu dengan menembak ke URB maka buffer kembali ke tempat semula dan melengkapi cycle kita.
Jika kita tulis secara keseluruhan maka memorisasinya sebagai berikut:
LDB - LFD - BDR - URF - DFR - RUB- URF
Tips and trick:
1. Biasakan membaca lokasi searah jarum jam. Dengan cara ini kita akan bisa membaca lokasi manapun hanya dengan 2 huruf/warna pertama saja. Misal Kuning-Biru-Orange alias URF bisa kita ingat hanya dengan menyebut Kuning-Biru saja, dan kita akan tahu bahwa warna ketiga adalah Orange. Bagaimana kita bisa tau kalau Itu adalah Kuning Biru orange dan bukannya Kuning biru Merah? Karena Setelah kuning-Biru, pasti warna ketiga adalah orange jika kita membaca searah jarum jam. Buktikan....
Dengan melatih kebiasaan ini kita akan mampu melakukan memorisasi secara lebih cepat dan efisien sehingga memo list diatas bisa kita tulis hanya dengan:
LD - LF - BD - UR - DF - RU- UR
Dengan demikian, kita bisa mengingat corner sama persis dengan cara kita mengingat edge.
2. Segera setelah anda menemukan buffer piece dan hendak memulai cycle baru, kadang kita dipusingkan dengan mengingat2 corner mana yg belum solved untuk digunakan sebagai tempat menyimpan buffer piece kita. Trik yg biasa saya lakukan adalah membiasakan menaruh buffer di Pojok atas kiri depan. Jika posisi tersebut sudah masuk dalam memorization list, ganti dengan Atas kanan depan (URF), jika posisi tersebut kebetulan juga sudah terisi, ganti dengan UBR, dst.
3. Gunakan rumus untuk mengetahui apakah jumlah list memorisasi kita sudah benar.
N = unsolved piece + jumlah cycle - 2
N adalah jumlah item dalam memorization list kita. Dalam contoh diatas kita tahu di awal bahwa unsolved piece adalah 7. Kita memiliki 2 cycle. Jadi 7 = 7 + 2 - 2. Dengan demikian kita bisa meminimalisir kemungkinan DNF karena salah memorisasi.
Eksekusi
Untuk mempermudah bagi pemula kita akan memindah target ke URF dan mengeksekusinya dengan PLL Y.
Target pertama: LDB
Untuk menghindari kesalahan, dan menjelaskan konsep setup move, perhatikan baik baik hal berikut. LDB saat ini dihuni oleh warna hijau-orange-kuning. Lakukan gerakan setup move sehingga piece tersebut berada di URF dengan warna hijau menghafap keatas. Dalam hal ini setup move yang digunakan adalah D2 F'
Berikut setup move secara keseluruhan:
LDB : D2 F' (PLL Y) F D2
LFD : D R (PLL Y) R' D'
BDR : D' F' (PLL Y) F D
URF : (PLL Y)
DFR : D R2 (PLL Y) R2 D'
RUB : R2 F' (PLL Y) F R2
URF : (PLL Y)
Tips and trick
Kebanyakan rekan pemula kebingungan saat harus melakukan setup move dan meng-undo setup move. Tips yang bisa saya berikan adalah bayangkan lokasi piece tersebut dan fokuskan pada huruf pertamanya. Lakukan putaran imajinatif sehingga sisi tersebut menghadap ke atas di posisi URF. Ini sangat mudah dilakukan dengan mata tertutup dan justru sedikit membingungkan jika dilakukan dengan mata terbuka. Tips lain, jangan mengingat2 notasi setup move. Gunakan cara yang sama dengan membayangkan wajah piece dan mengembalikannya ke posisi semula. lama kelamaan hal ini tidak perlu diingat lagi karena sudah menjadi muscle memory.
Jika ada kesulitan.... monggo di share....